Sabtu, 14 Februari 2015

Persembahan Komunitas salihara untuk musisi muda indonesia

Acara rutin yang diadakan komunitas salihara ini dibuka pada tanggal 14 februari 2015 yang bertepatan dengan hari kasih sayang atau yang biasa disebut dengan valentine.Tahun 2015 menjadi tahun yang baik untuk musisi jazz muda karena komunitas salihara mengusung tema YANG MUDA YANG NGEJAZZ.

Banyak sekali musisi muda yang akan tampil acara jazzbuzz ini sebut saja jessi mates,ricad hutapea,monita tahalea,dion subiakto,shadu rasjidi,matthew sayersz,gerald situmorang dan masih banyak yang lainnya.Dengan Harga tiket 75 ribu rupiah anda bisa menonton musisi muda indonesia yang sangat berbakat,dan bisa menjadi pilihan hiburan untuk akhir pekan anda.

Kali ini pembukaan salihara Jazzbuzz 2015 menampilkan Jessi mates dan ricad hutapea yang mereka namai "JR" di sela sela acara . Mereka mengusung formasi yang sangat berbeda dengan sebelumnya,mereka memang dikenal sebagai pengiring penyanyi monita tahalea,namun untuk acara ini mereka mengusung Duo Saksofon dan drum.

Duo JR ini membuka acara jazzbuzz 2015 dengan komposisi jazz dari John Coltrane yang berjudul Cousin Mary dilanjutkan dengan karya Charlie Parker yang berjudul YARDBIRD SUITE. Duo saksofon drum ini terlihat sangat sukses memukau penonton karena formasi ini jarang sekali dibawakan di acara jazz di indonesia,bahkan mereka mengatakan disela sela acara, format ini baru dibentuk untuk acara salihara jazzbuzz 2015.

Pria yang mulai pernah belajar di lembaga pendidikan musik FARABI  pada tahun 2007 ini memainkan komposisi musik  musisi jazz terkenal,yaitu thelonius monk,dave brubeck, burt bacharach dan ricad rodgers.salah satu karya richard rodgers menjadi ajang pembuktian Duo JR tersebut dengan mengajak penyanyi cantik yang sukses lewat program indonesia idol tsb Monita tahalea,mereka membawakan my favorite things tersebut tanpa ada iringan chord guitar atau keyboard seperti biasanya hanya suara saksofon dan drum ,dan monita tampak menikmati itu.

Monita tahalea mulai menunjukan kelasnya sebagai musisi jazz indonesia dengan membawakan karya Burt Bacharach yang berjudul Alfie,aransemen yang berbeda untuk lagu ini terlihat sangat harmonis dengan alunan saksofon dan suara merdu monita,Jessi mates bermain sangat enerjik walaupun ia mengatakan pada saat ini ia sedang dilanda penyakit flu.

Delapan lagu dibawakan Duo JR tersebut dan 1 lagu yang berjudul Backyard diciptakan sendiri oleh Ricad Hutapea. Setelah bermain selama satu setengah jam  lagu terakhir yang mereka bawakan ialah karya dari Dave Brubeck yang berjudul Take 5 dengan monita sebagai penyanyi, lagi lagi mereka dapat memuka penonton dengan format baru yang mereka usung

Jika kalian penikmat musik jazz dan ingin menikmati acara ini bisa datang langsung ke teater salihara yang bertempat di jalan Salihara 16, Pasar minggu, jakarta selatan.

Atau untuk info lebih lanjut bisa membuka website www.salihara.org









Harap dimaklumi untuk kualitas photo karena hanya diambil melalui kamera handphone.

Salam Hangat untuk penggemar jazz indonesia.
Terimakasih.

#jazzeventreview 

Rabu, 11 Februari 2015

Java Jazz 2015 Kedatangan Pemain Bass Handal

           
       

Terkedang pemain bass tidak menjadi sorotan publik tetapi sosok penting pemain bass sangat dibutuhkan pada suatu band atau musik.nada nada rendahnya menjadi penentu bagus atau tidaknya lagu tersebut. Namun untuk musik jazz pemain bass menjadi perhatian publik dengan permainan menawannya,marcus miller,victor wooten,waymen tisdale dll menjadi bukti jika pemain bass tidak kalah dengan musisi lain.

Java jazz kali ini memberikan tayangan yang menarik dengan banyak menampilkan bassist handal dalam dan luar negri. Richard Bona,Alain Caron,Anthony Jackson,Indro Hardjodikoro,Bintang Indrianto,Adi Dharmawan dll.Mereka akan menghiasi panggung jazz terbesar di dunia itu.
Hal ini membuktikan bahwa pemain bass (musik jazz) dapat bersaing.

Bagi Bona Pinder Yayumayolo atau yang biasa di panggil Richard Bona tidak asing dengan festival java jazz ini,kali ini ia bermain untuk yang kedua kalinya setelah pertama kalinya bermain pada tahun 2007.
Bassist kelahiran MINTA,Cameroon 47 tahun yang silam ini sangat terpengaruh akan permainan bass Jaco Pastorius sebelum memainkan Bass electric Bona memilih memainkan alat musik guitar dan balafon( musik tradisional cameroon)

Untuk Bassist indonesia jelas tidak kalah menariknya, Indro Hardjodikoro yang paling memikat saya. Sama seperti Bona,indro pun sangat terpengaruhi oleh permainan bass dari jaco pastorius.Mantan pengajar bass di farabi ini pun sudah tidak asing lagi dengan event jazz yang ada di negeri ini,hampir semua event jazz mengundang indro sebagai bintang tamu.Sebagai bukti kalau ia pantas di beri apresiasi ialah penghargaan AMI award yang ia raih pada tahun 2013 dengan kategori Instumental solo ,duo/ grup Terbaik


Untuk penampilan pemain bass ini sudah terjadwal oleh JavaJazzFestival Richard Bona,Alain Caron dan Anthony Jackson akan bermain pada hari sabtu tanggal 7 maret 2015. Sedangkan untuk Bassist indonesia yang disebutkan diatas akan bermain pada hari jumat 6 maret 2015.
                              


               
           


Sangat tidak sabar melihat penampilan mereka,dan pastinya mereka sudah diakui dunia untuk permainan bassnya.
Kurang rasanya jika tidak memasukan video dari para pemain bass diatas,untuk itu saya memasukan video Richard Bona live at java jazz festival 2007




Cek disini untuk jadwal Java Jazz Festival 2015 : http://www.javajazzfestival.com/2015/schedule.php?action=sat#.VNtyGYZXeK0